Sudah Dua Tahun di Indonesia, Ini 9 Fakta Tentang Tiktok

0
119

Jakarta, MAKRONESIA.ID — Baru-baru ini, TikTok merayakan dua tahun keberadaannya di Indonesia. Dikenal sebagai tujuan utama untuk mobile video berdurasi singkat, TikTok telah menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia untuk menuangkan imajinasi dan mengekpresikan kreativitasnya. Inilah beberapa fakta yang mungkin belum diketahui tentang salah satu aplikasi terpopuler di Indonesia, tersedia di Google Play Store dan iOS.

1. #NowTrending: Aplikasi Nomor 1 di App Store

Dalam beberapa minggu terakhir, TikTok menjadi aplikasi hiburan nomor 1 di App Store di Indonesia. Di tahun 2018, TikTok menerima penghargaan dari Google Play sebagai “Aplikasi Paling Menghibur” dan “Aplikasi Terbaik”.

2. Tempat untuk video singkat yang penuh arti

Pengguna TikTok dapat menangkap momen apapun yang penting bagi mereka dengan menciptakan video kreatif yang berdurasi antara 15 detik sampai 1 menit, langsung dari smartphone. Mereka dapat menghias videonya dengan beragam pilihan efek khusus, stiker, lagu, transisi, dan fitur video lainnya.

3. Habiskan setengah jam dalam sehari di TikTok

Saat menggunakan TikTok, pengguna di Indonesia menghabiskan rata-rata 29 menit untuk tidak hanya menonton tetapi juga menciptakan, menemukan, berbagi video di platform tersebut. Dengan begitu, berarti pengguna di Indonesia bisa menonton lebih dari 100 video per hari! Wajar saja, karena TikTok menawarkan beragam konten, mulai dari hewan peliharaan, seni, kartun, komedi, kecantikan, makanan, pendidikan, dan masih banyak lagi. Jadi, apa video kesukaan Anda?

4. Pengguna di Indonesia menyukai video makanan, fashion, dan komedi di TikTok

Meskipun TikTok menawarkan beragam jenis konten, sebagian besar pengguna di Indonesia menyukai konten makanan, fashion, dan komedi dalam dua tahun terakhir ini. Dan semakin sering pengguna menonton konten kesukaannya, akan ada lebih banyak rekomendasi yang sudah dipersonalisasikan, semua berkat teknologi canggih di balik TikTok.

5. Video terpopuler di TikTok Indonesia

Video paling populer dalam dua tahun terakhir ini menawarkan beragam konten. Video makanan tentang cara membuat Risoles dari Yackikuka menjadi terkenal dengan lebih dari 750,000 likes. Sementara video yang dibuat oleh seorang penata makeup bernama Anna Queen yang sedang menunjukkan makeup salah satu pelanggannya meraih lebih dari 900,000 likes!

6. #TikTokTune: Disana Menanti Disini Menunggu

Selain menjadikan video viral, TikTok juga menjadi platform baru untuk lagu-lagu yang mungkin belum pernah terdengar sebelumnya. Mulai dari lagu dalam negeri sampai dengan luar negeri, TikTok memiliki pustaka musik yang besar dan dapat menjadi lagu latar untuk jutaan video kreatif. Dalam dua tahun terakhir, lagu yang paling populer sebagai lagu latar video di Indonesia adalah “Disana Menanti Disini Menunggu” dari Via Vallen, diikuti oleh “Lagi Syantik” dari Siti Badriah, dan “Girls Like You” dari Maroon 5.

7. Tantangan Tagar terpopuler di Indonesia

Orang Indonesia tidak hanya suka mengikuti tantangan, tapi juga gemar menonton video tantangan tersebut! Tantangan #EkspresiMerdeka, bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, mendapatkan 64.9 juta view; sementara #ColorfulMedan yang berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Medan meraih 24.3 juta view!

8. Orang Indonesia menyukai filter TikTok

Meskipun ada beberapa orang yang merasa menua itu mengerikan, pengguna di Indonesia sangat penasaran melihat diri mereka 10-20 tahun kemudian, seperti yang terbukti di filter “grown old” yang menjadi filter paling digemari oleh pengguna TikTok di Indonesia. Selain filter menarik ini, filter lainnya yang paling banyak digunakan pengguna di Indonesia adalah “flower ring” yang menjadikan wajah pengguna lebih cantik, dan bisa menambahkan hiasan bunga di kepalanya.

9. Jejak Penting TikTok di Indonesia

Selain menyediakan platform untuk menciptakan video durasi pendek yang menangkap momen-momen penting, TikTok juga sering berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak lokal lainnya melalui kegiatan online serta offline. Kegiatan paling terkenal yang diselenggarakan oleh TikTok Indonesia adalah TikTok Gala di Jakarta pada tahun 2018, Acara ini merayakan kegiatan tahunan TIkTok global, One Million Audition, bersama dengan negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Vietnam, Thailand, dan lainnya.

Selain itu, kegiatan sosial pertama di TikTok adalah kampanye “Tik Tok Peduli” yang mengundang pengguna untuk berbagi kasih sayang dengan penyandang autisme di Indonesia. Untuk 100 video yang diunggah dengan menggunakan tagar #TikTokPeduli, TikTok mendonasikan 100 juta rupiah kepada Rumah Autis, sebuah lembaga sosial masyarakat yang menangani anak-anak autis dan anak berkebutuhan khusus lainnya dari keluarga tidak mampu.

Tahun ini, TikTok ditunjuk menjadi mitra resmi dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk membantu mempromosikan tujuan wisata di seluruh Indonesia. Di bulan Agustus lalu, TikTok juga bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mempromosikan kampanye berjudul #EkspresiMerdeka yang menyorot rasa cinta warga Indonesia kepada negaranya.

Translation

TikTok Celebrates Two Years in Indonesia: 9 Facts You Need To Know

TikTok recently turned two years old in Indonesia. Known as the leading destination for short-form mobile videos, TikTok has captured the imagination and creativity of the Indonesian community. Here are some of the little-known facts about one of Indonesia’s most popular apps, available on Google Play Store and iOS.

1.  #NowTrending: No. 1 on the App Store

In the last few weeks, TikTok had become the most popular entertainment application on the Indonesia App Store. Back in 2018, TikTok received an award from Google Play as “The Most Entertaining Application” and “Best Application”.

2.  A place for meaningful short videos

TikTok users can capture any moment that matters to them by making a creative video that can last from 15 seconds to 1 minute, directly from their smartphones. They can add more ‘oomph’ to their videos by choosing from a wide range of special effects, stickers, songs, transitions, and other video features.

3.  Indonesians spend half an hour on TikTok daily

When it comes to using TikTok, Indonesians spend around 29 minutes each day creating, discovering and sharing videos on the platform. At this rate, it means that Indonesians can watch over 100 videos per day! Can’t blame users for being this hooked to TikTok’s diverse array of content ranging from pets, art, cartoons, comedy, beauty, food, education and more.  Hmm, so what kind of video is your favorite?

4. Indonesians are mostly into food, fashion and comedy videos on TikTok

While TikTok offers a wide range of content, Indonesians are mostly into food, fashion, and comedy videos for the past two years. And the more you watch your favorite content, the more personalized recommendations will be served to you, thanks to TikTok’s advanced technology.

5. TikTok’s most popular video in Indonesia

The most popular videos for the past two years offer different content. A food video on how to create Risoles from Yackikuka rose to popularity with over 750,000 likes. Whilst, a video by a makeup artist with the user name Anna Queen, showing off one of her client’s makeup received over 900,000 likes!

6. #TikTokTune: Disana Menanti Disini Menunggu

Apart from making videos viral, TikTok is also an emerging platform for music discovery. From local to global songs, TikTok has a robust music library which can serve as the background for millions of creative videos. For the past two years, the most popular TikTok tune powering videos in Indonesia are “Disana Menanti Disini Menunggu” by Via Vallen, followed by “Lagi Syantik” by Siti Badriah, and “Girls Like You” by Maroon 5.

7. Most popular hashtag challenges in Indonesia

Indonesians do not only take part in in-app hashtags challenges, but they also love to watch videos! The #EskpresiMerdeka challenge, in collaboration with the Ministry of Youth and Sports, garnered 64.9 million views while #ColorfulMedan in collaboration with the Medan Tourism Authority saw 24.3 million views!  

8. Indonesians love TikTok filters

While some people think growing old is a scary thing, Indonesians are very curious about how they’d look like 10-20 years later, as evidenced by the “grown old” filter which is among the top filters used by Indonesians on TikTok. Apart from this interesting filter, another top filter used by Indonesians is the “flower ring” which makes the user’s face look more beautiful, with the addition of a headpiece made of flowers.

9. TikTok’s milestones in Indonesia

In addition to providing a platform for creating short videos capturing moments that matter, TikTok also often collaborates with government and other local organizations through online or offline activities. The first major activity launched by TikTok Indonesia was TikTok Gala in Jakarta in 2018. This event was held as part of celebrating TikTok’s global One Million Audition, along with other countries such as the United States, The United Kingdom, China, Vietnam, Thailand, etc.

Meanwhile, TikTok’s first social activity was the “TikTok Peduli” campaign, which invited users to share the love with autistic brothers in Indonesia. Every 100 creative videos uploaded with the hashtag #TikTokPeduli, TikTok donated one million rupiahs to Rumah Autis, a social service body which taking care of children with autism and children with special needs from poor families.

This year, TikTok was appointed as the official brand partner of the Ministry of Tourism to help promote tourism destinations across Indonesia. In August, the company also partnered with the Ministry of Youth and Sports to promote a campaign called #EkspresiMerdeka to highlight Indonesians’ love for the country.

###

Tentang TikTok

TikTok adalah platform video berdurasi pendek terdepan di dunia. Misi kami adalah menginspirasi dan menambah pengalaman pengguna melalui wadah untuk ekspresikan kreativitas, pengalaman yang asli, menyenangkan serta positif. Kantor TikTok berada di seluruh dunia termasuk di Los Angeles, New York, London, Paris, Berlin, Dubai, Mumbai, Singapore, Jakarta, Seoul and Tokyo.(AM/BA)

Chatrine Siswoyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

26 − 20 =