IDI & Aice Group Serukan Asupan S-T-M dan Olah Raga untuk Melawan Covid-19

0
102

Jakarta, Makronesia.id — Aice Group dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengajak masyarakat untuk melengkapi asupan susu, telur, dan madu sebagai elemen penting dalam menguatkan daya tahan tubuh. Dua lembaga tersebut menyatakan bahwa olahraga dan asupan protein tinggi alami tersebut akan menjadi kombinasi ampuh imunitas yang dibutuhkan masyarakat dalam menjalani kehidupan New Normal.

Pernyataan tersebut disampaikan produsen es krim Aice dan IDI, pada kesempatan gelar Sosialiasi Cegah Covid-19 di kalangan Kader Pos Pelayanan Keluarga Berencana – Kesehatan Terpadu (Posyandu) di wilayah Desa Ciantra, Cikarang Selatan, akhir pekan lalu. Puluhan ibu rumah tangga, dari 33 Posyandu, berkumpul ikut dalam pembahasan kondisi kesehatan rumah tangga dan masyarakat di era New Normal.

Kesempatan sosialisasi tersebut sekaligus dijadikan momen penyerahan donasi asupan nutrisi tinggi untuk imunitas dari IDI Bekasi dan Aice Group. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen es krim favorit di saat Pandemi Covid ini, menyerahkan donasi berupa, makanan tambahan seperti susu, telur, madu, serta uang tunai, dan juga 2730 pcs es krim Aice Susu.

Ketua IDI Cabang Kabupaten Bekasi, dr. Mulyana Syarip Panija mengungkapkan bahwa kombinasi kandungan susu, telur dan olahraga harus menjadi gaya hidup masyarakat di masa kini. Menurutnya, cara melawan pandemi akan sangat tergantung pada kedisiplinan seluruh masyarakat secara bersama-sama dalam meningkatkan daya tahan tubuhnya. Hal tersebut menjadi cara mencegah proses penularan, terutama di saat belum ada vaksin yang ditemukan.

“Di masa pandemi covid 19 sekarang ini, menjaga gizi yang seimbang sangat penting. Selalu menggunakan masker saat keluar rumah, serta meningkatkan imun tubuh. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk olahraga 15 menit setiap hari, dan memperbanyak konsumsi olahan susu serta telur,” jelas Mulyana.

Kegiatan ini bertajuk “Peran Serta IDI Dalam Peningkatan Pemahaman Masyarakat Mengenai Pentingnya Gizi Seimbang di Masa Pandemi Covid 19”. terlaksana atas kerjasama IDI dengan Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin). Acara yang menjelaskan tata laksana pencegahan Covid-19 dengan meningkatkan asupan gizi seimbang khususnya dari kandungan susu, telur dan madu ini juga dihadiri oleh Pj Kepala Desa Ciantra Husin, salah satu pengurus IDI Bekasi, dr. Erna Yuliastuti, Kepala Puskesmas Sukadami dr. Kurniawati, dan dua anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yakni BN Holik Qodratullah dan dr. Asep Surya Atmaja.

Pihak Aice Group sendiri menyatakan dukungan besarnya atas kampanye kesehatan melawan covid ini. Aice mengakui bahwa kampanye kemanusiaan yang dijalankan selama masa pandemi covid ini sejalan dengan perusahaan dalam aspek edukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang di masa pandemi.

Sylvana Zhong, Brand Manager Aice Group mengatakan bahwa untuk menjaga imunitas, setiap orang memerlukan berbagai asupan gizi yang dapat diperoleh dari protein hewani dengan kandungan asam amino esensial yang akan memperbaiki sel yang rusak serta menjaga imunitas. Sumber protein hewani sendiri bisa didapatkan dari berbagai sumber. Namun yang paling mudah dan terjangkau bagi semua kalangan adalah dari susu dan telur.

Menjaga kesehatan dengan berolahraga, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, dan menjaga higienitas tubuh setiap hari juga sangat penting untuk memastikan tubuh selalu membangun sistem imunitas yang akan membantu melawan virus covid-19. Seperti diketahui, berbagai capaian tersebut masuk dalam peran vital yang dilaksanakan oleh para ibu setiap hari di keluarganya. Karenanya, Aice menganggap peran Posyandu dan kalangan ibu sangatlah penting untuk menjaga keluarga mereka terbebas dari virus jahat ini.

Inovasi Aice Susu Telur

“Kesadaran kalangan Posyandu dan ibu rumah tangga akan menyokong kampanye peningkatan imunitas masyarakat luas. Lewat susu dan telur sebagai asupan makanan keluarga sehari-hari, setiap ibu dapat menjaga keluarga tercinta dari virus ini. Inovasi khusus kami dalam Aice Susu Telur ini memberikan keceriaan, sesuai dengan slogannya enak dan baik untuk harimu. Kandungan dan rasa yang enak akan disukai oleh semua kalangan,” jelas Sylvana.

Seperti diketahui banyak kalangan, susu merupakan elemen yang penting dalam meningkatkan ketahanan tubuh melawan penyakit. Susu bersama dengan telur, merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik karena mudah diserap tubuh dan komposisi asam amino esensialnya lengkap. Susu juga mengandung beberapa sumber zat gizi penting untuk mendukung berfungsinya sistem imun, seperti asam amino esensial, vitamin B6 (piridoksin), vitamin B12 (kobalamin), zinc, selenium, dan vitamin D3.

Telur sendiri diketahui memiliki banyak nutrisi seperti vitamin, mineral dan asam amino. Telur juga mengandung protein berkualitas tinggi seperti selenium, fosfor, kolin, vitamin D, B12 dan beragam antioksidan. Komponen tersebut akan membantu menjaga sel-sel tubuh dan meningkatkan imunitas. Dan bagusnya lagi, telur juga mengandung lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang mengurangi penyerapan kolesterol.

Sementara itu, madu memiliki campuran senyawa fruktosa dan glukosa serta kandungan karbohidrat seperti sukrosa, maltrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Madu juga mengandung antioksidan dari senyawa chrysin, pinobaksin, Vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Kandungannya sangat bermanfaat bagi tubuh dalam menjaga sistem imunitas. Perpaduan konsumsi madu dan telur sangat ideal untuk menjaga stamina.

Aice menjelaskan bahwa kombinasi kandungan susu, telur, madu yang juga bisa dilihat di label kemasan Aice Susu Telur, telah menjawab inovasi baru dalam kandungan es krim bagi masyarakat. Bukan hanya enak, Aice Susu Telur menjadi solusi praktis keluarga sekaligus menjadi mood booster hari-hari masyarakat di tengah pandemi.

Di masa pandemi ini, upaya peningkatan imunitas tubuh lewat makanan bergizi seimbang menjadi sangat penting diantaranya susu, telur dan madu yang sangat mudah di dapat dan harganya pun terjangkau sehingga bisa dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat.

“Aice akan selalu bersama masyarakat dalam membangun imunitas melawan covid. Dengan es krim Aice Susu Telur ini, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan cemilan ringan yang enak dan baik untuk hari. Melalui inovasi terbaru ini, susu, telur bisa dikonsumsi dalam 1 batang es krim sekaligus. Kali ini kami menggandeng IDI, untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar memahami pentingnya konsumsi gizi seimbang dalam pemenuhan gizi dalam meningkatkan imunitas tubuh,” ujar Sylvana.

DPR Apresiasi Aice Cegah Covid-19 di Karyawan

Dalam kesempatan yang sama, Aice Group juga menjelaskan soal edukasi pencegahan Covid-19 yang telah dilakukan di lingkungan kerja Aice Group. “Kami berinisiatif secara mandiri serta menjalankan semua kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus ini. Aice sejak awal April sudah membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid 19 di internal perusahaan. Aice juga telah membuat sistem deteksi, pelaporan, isolasi dan perawatan dini di berbagai instalasi produksinya,” jelas Sylvana.

Sejak lama, Aice sudah menerapkan sistem pencegahan di instalasi produksinya. Karyawan wajib bermasker, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, penyemprotan disinfektan secara rutin, mengedukasi karyawan lewat brosur dan lain sebagainya. Selain itu, pada pembukaan produksi pertamanya setelah Hari Raya Idul Fitri lalu, Aice bahkan telah mendapatkan prestasi zero-covid-19 di karyawannya. Pabrikan es krim ini memastikan 801 karyawannya terbebas dari virus covid-19 dalam kegiatan Rapid Test tersebut.

Upaya keras Aice tersebut mendapatkan apresiasi juga dari Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja. Asep mengatakan bahwa edukasi dan kerjasama dalam menangani pandemi harus dijalankan oleh masyarakat Bekasi dan Indonesia pada umumnya.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Aice Group dalam menangani pandemi Covid 19 di Kabupaten Bekasi. Semoga Aice group tetap semangat dan konsisten berperan di masa pandemi Covid 19 ini. Kerjasama ini sangat membantu masyarakat Kabupaten Bekasi dan Indonesia secara umum,” kata dr. Asep Surya Atmaja. (AM/BA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

42 + = 46